Akademi Manajemen Informatika

Anthropic AI

Sumber Foto: www.pymnts.com

Sandidharma.ac.id – Perusahaan AI asal Amerika Perkumpulan, Anthropic, baru saja meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru mereka yang diberi nama Claude 3.7 Sonnet. Model ini disebut sebagai “hybrid reasoning model” pertama di industri, yang dirancang Buat memberikan jawaban lebih lebih Segera, Sembari menampilkan proses penalaran langkah demi langkah.

Pengguna juga Dapat memilih Buat mengaktifkan fitur “reasoning” yang mendorong Claude 3.7 Sonnet Buat berpikir dalam jangka waktu pendek atau panjang, sesuai kebutuhan.Claude 3.7 Sonnet sudah tersedia Buat Seluruh pengguna mulai hari Senin, 24 Februari 2025 di aplikasi Claude atau memanfaatkan layanan API Anthropic melalui Amazon Bedrock, dan Vertix AI Punya Google Cloud.

Tetapi, Buat mengakses fitur lengkapnya, pengguna perlu berlangganan paket chatbot Claude Premium Anthropic. Bagi pengguna gratis, hanya akan mendapatkan versi standar tanpa fitur pendukung. Meskipun dilengkapi dengan berbagai fitur canggih, Anthropic memastikan bahwa harga yang ditawarkan tetap sama dengan model sebelumnya. Bahkan, model baru ini lebih murah dibandingkan model o1 Punya OpenAI, dengan harga $3 per juta token input dan $15 per juta token output, sementara OpenAI dikenakan biaya sebesar $15 dan $60 Buat layanan yang sama.

READ  Apa itu Cloud Storage? Ini Manfaat dan Teladan-Contohnya

Baca Juga: Persaingan AI Memanas: Grok 3 Tantang OpenAI dan DeepSeek

Anthropic mengklaim bahwa Claude 3.7 Sonnet dioptimalkan Buat tugas-tugas dunia Konkret, seperti menyelesaikan masalah pengkodean yang rumit atau tugas-tugas yang membutuhkan agensi. Dengan memanfaatkan API Anthropic, pengguna bahkan Dapat mengatur batas waktu Buat AI ini berpikir dan memberikan jawaban.

Dalam pengujian tugas pengkodean di dunia Konkret menggunakan SWE-Bench, Claude 3.7 Sonnet menunjukkan akurasi sebesar 62,3%, mengalahkan model o3-mini OpenAI yang hanya mencapai 49,3%. Selain itu, pada pengujian TAU-Bench yang mengukur kemampuan AI dalam berinteraksi dengan pengguna dan API eksternal di bidang ritel, Claude 3.7 Sonnet meraih skor 81,2%, jauh lebih tinggi dibandingkan model o1 OpenAI yang hanya mencapai 73,5%.

Keistimewaan lain dari Claude 3.7 Sonnet adalah kemampuannya membedakan permintaan dan pertanyaan yang berbahaya dan yang Bukan berbahaya. Model ini Pandai menolak menjawab pertanyaan yang dinilai berbahaya hingga 45% lebih sering dibandingkan model sebelumnya, Claude 3.5 Sonnet. Bukan hanya meluncurkan Claude 3.7 Sonnet, Anthropic juga memperkenalkan alat coding baru bernama Claude Code. Alat ini dirancang sebagai kolaborator yang dapat mencari dan membaca kode, mengedit file, menulis dan menjalankan pengujian, hingga melakukan commit and push code ke GitHub.

READ  Perbedaan Layar OLED dan IPS: Panduan Lengkap

Dalam sebuah demo, karyawan Anthropic menunjukkan betapa mudahnya bagi Claude Code Buat menganalisis struktur proyek pengkodean hanya dengan perintah sederhana seperti “Explain this project structure”. Melalui fitur ini, developer juga Dapat memodifikasi basis kode, dan Claude Code akan menjelaskan perubahan yang dibuat serta menguji proyek Buat menemukan kesalahan.

Dalam wawancara dengan The Verge pada Selasa, 25 Februari 2025. Dianne Penn, pimpinan penelitian produk Anthropic, menjelaskan bahwa perusahaan Ingin menyederhanakan pengalaman penggunaan AI. Penn menyebutkan bahwa Claude 3.7 Sonnet bekerja lebih Bagus dalam tugas-tugas coding, keuangan, dan hukum. Salah satu fitur unggulan dari Claude 3.7 Sonnet adalah scratchpad, yang memungkinkan pengguna mengarahkan Metode berpikir AI hingga menentukan berapa Pelan waktu yang dibutuhkan AI Buat merespons.

READ  Detektor Neutrino JUNO: Proyek Besar China Demi Mengungkap Rahasia Alam Semesta

Baca Juga: Populix Luncurkan Nexa: Asisten Riset Berbasis AI Pertama di Indonesia!

Bukan hanya itu, Claude 3.7 Sonnet juga Dapat digunakan Buat membangun desain situs web front-end dan permainan interaktif. Anthropic menguji model ini melalui permainan video Pokemon dengan memetakan API model ke skema pengontrol. Hasilnya, Claude 3.7 Sonnet berhasil mengalahkan beberapa pemimpin gym, sementara versi 3.5 sebelumnya bahkan Bukan Dapat keluar dari Pallet Town. Ini menunjukkan bahwa dengan kemampuan model Claude 3.7 Sonnet lebih efektif Buat menangani tugas-tugas yang lebih kompleks dan Luwes.

Meskipun perkembangan model AI bergerak sangat Segera, Anthropic tampaknya kembali memimpin berkat peningkatan kinerja Claude 3.7 Sonnet. Peluncuran model ini menunjukkan komitmen Anthropic Buat mengembangkan AI yang Bukan hanya cerdas, tetapi juga Pandai menyelesaikan berbagai tugas di dunia Konkret. Nah, apakah Engkau tertarik Buat mencoba fitur-fitur baru dari AI Claude 3.7 Sonnet ini? Yuk, tulis dan share pendapatmu terkait peluncuran AI ini di kolom komentar!

Baca Siaran dan Artikel yang lain di Google News.

(NES)