Foto: canva.com
Sandidharma.ac.id – Canva secara Formal meluncurkan Visual Suite 2.0, sebuah pembaruan besar yang menghadirkan berbagai fitur terbaru yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI).
Dalam peluncurannya kali ini, Canva mengangkat tema “productivity, meet creativity” sebagai bentuk penegasan bahwa alur kerja yang produktif kini Dapat dipadukan dengan sentuhan kreativitas secara praktis dalam satu platform yang terintegrasi.
Pada ajang tahunan Canva Create yang berlangsung pada 10 April 2025, perusahaan memperkenalkan deretan fitur inovatif berbasis AI, salah satunya adalah Canva Code, fitur Buat Membikin coding sederhana.
Baca juga: AI Dapat Prediksi dan Hindari Korosi, Solusi Efektif Irit Triliunan di Industri Migas
Canva Code
Foto: canva.com
Canva Code memberikan kemudahan bagi pengguna Buat menulis baris-baris kode guna menciptakan aplikasi mini langsung di dalam platform Canva.
Fitur ini mengandalkan teknologi AI dari Anthropic yang Pandai menghasilkan prototipe interaktif, seperti game sederhana. Proyek hasil coding tersebut Dapat dibagikan melalui tautan atau disematkan ke dalam situs web maupun presentasi.
“Selama bertahun-tahun, kami mendorong tim kami Membikin prototipe interaktif karena Bajakan Stagnan Enggak merepresentasikan pengalaman pengguna yang kami inginkan. Kini, kami membuka kemampuan ini Buat Seluruh orang melalui Canva Code,” ujar Cameron Adams, Co-Founder dan Chief Product Officer Canva.
Canva AI
Foto: canva.com
Selain Canva Code, Visual Suite 2.0 juga menghadirkan berbagai fitur lain yang didukung kecerdasan buatan, salah satunya adalah asisten pintar bernama Canva AI.
Asisten ini dirancang Buat membantu pengguna dalam berbagai hal, mulai dari menghasilkan gambar melalui perintah teks, menyusun Berkas, hingga memberikan ide dan inspirasi desain secara Mekanis.
Canva Sheets
Foto: canva.com
Canva juga memperkenalkan Canva Sheets, fitur spreadsheet terbaru yang mirip dengan aplikasi pengolah data pada umumnya seperti Microsoft Excel atau Google Sheets.
Meski tampilannya Enggak jauh berbeda dari spreadsheet lain, Canva Sheets Jernih lebih unggul karena dilengkapi dengan berbagai alat berbasis AI.
Beberapa di antaranya adalah Magic Insights Buat analisis data Mekanis, Magic Write yang membantu mengisi kolom Nihil dengan teks yang relevan, serta Magic Formulas yang memudahkan dan mempercepat pembuatan rumus.
Canva Sheets juga dilengkapi dengan fitur Translate, yang memungkinkan pengguna menerjemahkan isi data dalam satu kolom ke berbagai bahasa secara instan.
Foto: canva.com
Buat mendukung visualisasi data, tersedia fitur Magic Charts, yang Pandai secara Mekanis mengubah data dalam tabel menjadi grafik atau diagram sesuai kebutuhan pengguna.
Magic Resize
Foto: canva.com
Fitur Magic Resize memungkinkan pengguna mengubah ukuran berbagai desain ke format lain tanpa mengorbankan kualitas visual.
Photo Editor
Foto: canva.com
Selain itu, Canva memperkenalkan Photo Editor terbaru yang disebut lebih canggih. Kehadiran fitur ini merupakan hasil integrasi dengan startup Leonardo.Ai yang telah diakuisisi pada tahun 2024.
Background Generator
Foto: canva.com
Melalui fitur Background Generator, pengguna dapat menciptakan empat versi latar belakang berbeda dari satu gambar hanya dengan perintah teks.
Foreground Editor
Foto: canva.com
Fitur Foreground Editor memberikan fleksibilitas Buat memindahkan, mengganti, menghapus, mengubah Rona, atau menyesuaikan ukuran objek tertentu dalam gambar.
Baca Informasi dan Artikel yang lain di Google News.
(AAA)